Kamis, 26 Februari 2015


Presiden Marah Kepada Menteri
Seorang Menteri telah mengatur janji untuk bertemu dengan Presiden. Tapi ia terlambat 2 jam dari waktu yang telah dipersetujui, sehingga Presiden marah benar kepadanya.

"Kemana kamu pergi?" hardik Presiden, "Sudah 2 jam saya menunggu."


"Saya mengaku salah," kata Menteri. "Masalahnya lif yang saya naiki rosak. Dan tahukah tuan Presiden, selama lif diperbaiki saya terpaksa berdiri selama 2 jam."

Presiden menumbuk meja dengan marahnya. "Tolol...!" teriaknya. "Jadi maknanya, kamu berdiri menunggu lif itu diperbaiki selama 2 jam?"

"Betul, Tuan Presiden."

"Tolol dan begong!!" teriak Presiden lagi lebih keras, "Mengapa kamu tidak duduk saja??"

Source: https://www.ceritalawak.com/2013/10/338-presiden-marah-kepada-menteri.html

Presiden Marah Kepada Menteri
Seorang Menteri telah mengatur janji untuk bertemu dengan Presiden. Tapi ia terlambat 2 jam dari waktu yang telah dipersetujui, sehingga Presiden marah benar kepadanya.

"Kemana kamu pergi?" hardik Presiden, "Sudah 2 jam saya menunggu."

"Saya mengaku salah," kata Menteri. "Masalahnya lif yang saya naiki rosak. Dan tahukah tuan Presiden, selama lif diperbaiki saya terpaksa berdiri selama 2 jam."

Presiden menumbuk meja dengan marahnya. "Tolol...!" teriaknya. "Jadi maknanya, kamu berdiri menunggu lif itu diperbaiki selama 2 jam?"

"Betul, Tuan Presiden."

"Tolol dan begong!!" teriak Presiden lagi lebih keras, "Mengapa kamu tidak duduk saja??"

Source: https://www.ceritalawak.com/2013/10/338-presiden-marah-kepada-menteri.html

Presiden Marah Kepada Menteri
Seorang Menteri telah mengatur janji untuk bertemu dengan Presiden. Tapi ia terlambat 2 jam dari waktu yang telah dipersetujui, sehingga Presiden marah benar kepadanya.

"Kemana kamu pergi?" hardik Presiden, "Sudah 2 jam saya menunggu."

"Saya mengaku salah," kata Menteri. "Masalahnya lif yang saya naiki rosak. Dan tahukah tuan Presiden, selama lif diperbaiki saya terpaksa berdiri selama 2 jam."

Presiden menumbuk meja dengan marahnya. "Tolol...!" teriaknya. "Jadi maknanya, kamu berdiri menunggu lif itu diperbaiki selama 2 jam?"

"Betul, Tuan Presiden."

"Tolol dan begong!!" teriak Presiden lagi lebih keras, "Mengapa kamu tidak duduk saja??"

Source: https://www.ceritalawak.com/2013/10/338-presiden-marah-kepada-menteri.html

Presiden Marah Kepada Menteri
Seorang Menteri telah mengatur janji untuk bertemu dengan Presiden. Tapi ia terlambat 2 jam dari waktu yang telah dipersetujui, sehingga Presiden marah benar kepadanya.

"Kemana kamu pergi?" hardik Presiden, "Sudah 2 jam saya menunggu."

"Saya mengaku salah," kata Menteri. "Masalahnya lif yang saya naiki rosak. Dan tahukah tuan Presiden, selama lif diperbaiki saya terpaksa berdiri selama 2 jam."

Presiden menumbuk meja dengan marahnya. "Tolol...!" teriaknya. "Jadi maknanya, kamu berdiri menunggu lif itu diperbaiki selama 2 jam?"

"Betul, Tuan Presiden."

"Tolol dan begong!!" teriak Presiden lagi lebih keras, "Mengapa kamu tidak duduk saja??"

Source: https://www.ceritalawak.com/2013/10/338-presiden-marah-kepada-menteri.html
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar